PEMIMPIN (AMANAH)

Saya heran, mengapa hadits Nabi yang mulia ini jarang dibahas bahkan hampir tak terdengar, atau jangan-jangan kitanya yang lalai dan tidak mau tahu?

Rasulullah ﷺ bersabda;

«اسْمَعُوا، هَلْ سَمِعْتُمْ أَنَّهُ سَيَكُونُ بَعْدِي أُمَرَاءُ؟ فَمَنْ دَخَلَ عَلَيْهِمْ فَصَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ وَلَيْسَ بِوَارِدٍ عَلَيَّ الحَوْضَ،َ»

“Dengarkanlah, apakah kalian telah mendengar bahwa sepeninggalku akan ada para pemimpin? Siapa yang masuk kepada mereka, lalu membenarkan kedustaan mereka dan mendukung kezhaliman mereka, maka dia bukan bagian dari golonganku, dan aku juga bukan bagian dari golongannya. Dia juga tak akan menemuiku di telaga.” (HR. At-Tirmidzi, An-Nasai dan Al-Hakim)

Saudaraku! Tahukah anda apa itu telaga Nabi ﷺ?

Setiap Nabi memiliki telaga, dan mereka berbangga dengan banyak pengikutnya yang akan singgah padanya di akherat nanti.

Telaga Rasul kita Muhammad ﷺ adalah yang paling luas dan paling ramai. Padanya ada gelas yang jumlahnya seperti bintang di langit. Siapa yang meminum air darinya maka tidak akan pernah haus selama-lamanya.

Telaga ini terletak di padang Mahsyar sebelum para hamba melewati titian shirath. Airnya mengalir dari sungai / telaga Kautsar yang ada di surga.

Namun sayang, ternyata ada umat Nabi ﷺ yang akan diharamkan meminum air dan diusir dari telaganya.

Tahukah anda wahai saudaraku, siapakah mereka itu?

Akan ada pemimpin-pemimpin yang pandai berdusta dan menzhalimi rakyatnya. Maka siapa saja yang;

1. Berkawan dengan mereka;
2. Selalu membenarkan keputusan pemerintah zhalim, meskipun dengan modal dusta;
3. Mendukung mereka menzhalimi rakyat;
4. Tidak mau tahu walau faktanya demikian tapi tetap ngotot membenarkan pemimpin yang zhalim.

Maka Rasulullah ﷺ mengancam mereka;

1. Mereka tidak akan diakui sebagai pengikut Rasulullah ﷺ. Meskipun mereka merasa diri sebagai pengikut Sunnah / Salaf.
2. Rasulullah ﷺ tidak sudi dianggap oleh mereka. Wa Lastu Minhu
3. Mereka akan diusir dari telaga Nabi ﷺ.

Wahai para Ulama …
Wahai para Ustadz …
Wahai para Muslim …
Ittaqullah, takutlah kepada Allah!!!
Ta’atilah Rasulullah SAW

Kalian semua merasa di atas Sunah Rasulullah ﷺ, padahal beliau tidak mengakui. Karena kalian selalu membela penguasa yang zhalim dengan dalih ulul Amri, padahal sudah jelas berkali-kali mendzholimi umat Islam malah mendukung penista ayat suci, dan mengkriminalisasi ulama.

Allah SWT berfirman:

ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِىَ بَيْنَهُمْ ۗ وَإِنَّ الظّٰلِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
_”Dan sekiranya tidak ada ketetapan yang menunda (hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan. Dan sungguh, orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih.”_
(QS. Asy-Syura: Ayat 21)

Bukankah Nabi yang mulia pernah mengingatkan kita dari semenjak empat belas abad setengah yang lalu – kurang lebihnya -;

غير الدجال أخوف على أمتي من الدجال؟

_”Selain Dajjal ada yang lebih aku takuti atas umatku?”_
Karena khawatir beliau masuk ke dalam rumahnya, maka aku (Abu Dzar Al-Ghiffari, rawi hadits ini) bertanya;

يا رسول الله أي شيء أخوف على أمتك من الدجال؟

“Wahai Rasulullah sesuatu yang lebih engkau takuti menimpa umatmu selain Dajjal itu apa?”

Beliau menjawab;

الأئمة المضلين
_”Para pemimpin yang menyesatkan.”_

Allah Ta’ala berfirman,

يُخٰدِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّآ أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

“Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 9)

Saudaraku hati-hati dalam memilih pemimpin, karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah kelak di akherat.

Allah Ta’ala berfirman :

“Barang siapa diantara kamu berteman baik, menjadi penolong, teman setia, menjadikan mereka orang-orang munafik atau Kafir yang memusuhi agamamu menjadi pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zhalim”.
“Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan kepadaNya..”

(Lihat QS. An-Nisa : 88-89, 138-139; Ali-‘Imran :118; At-Taubah :16; Al-Mujaadilah :14-15, 22; Al-Mumtahanah :1&13)

The Well of Usman

*Di Madinah, tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal dengan nama: *Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi bernama Ruma.*

*Sang Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah dan setiap hari orang antri untuk membeli airnya. Diwaktu-waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga airnya dan rakyat Medinah pun terpaksa harus tetap membelinya. Karena hanya sumur inilah yang tidak pernah kering.*

*Melihat kenyataan ini, Rasulullah berkata: “Kalau ada yang bisa membeli sumur ini,* *balasannya adalah Surga”.*

*Seorang Sahabat Nabi bernama Usman bin Affan mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah bisnisnya dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.*

*Tetapi Usman bukan hanya pebisnis sukses yang kaya raya, tetapi ia juga negosiator ulung. Ia bilang kepada Ruma:* *”Aku akan membeli setengah dari sumurmu dengan harga yang pantas, jadi kita bergantian menjual air, hari ini kamu, besok saya”.*

*Melalui negosiasi yang sangat ketat, akhirnya sang Yahudi mau menjual sumurnya senilai 1 juta Dirham dan memberikan hak pemasaran 50% kepada Usman bin Affan.*

*Apa yang terjadi setelahnya membuat sang Yahudi merasa keki.*
*Ternyata Usman menggratiskan air tersebut kepada semua penduduk Madinah. Pendudukpun mengambil air sepuas puasnya sehingga hari keesokannya mereka tidak perlu lagi membeli air dari Ruma sang Yahudi.*
*Merasa kalah, sang Yahudi akhirnya menyerah, ia meminta sang Usman untuk membeli semua kepemilikan sumur dan tanahnya.*

*Tentu saja Usman tidak harus membayar lagi seharga yang telah disepakati sebelumnya.* *Sampai sekarang di Madinah, sumur tersebut dikenal dengan nama *”Sumur Usman”,*atau *”The Well of Usman.”* *Tanah luas sekitar sumur tersebut menjadi sebuah kebun kurma yang diberi air dari sumur Usman. Kebun kurma tersebut dikelola oleh badan wakaf pemerintah Saudi sampai hari ini.* *Kurmanya dieksport ke berbagai negara didunia, hasilnya diberikan untuk yatim piatu dan pendidikan.*
*Sebagian dikembangkan menjadi hotel dan proyek proyek lainnya, sebagian lagi dimasukkan kembali kepada sebuah rekening tertua didunia atas nama Usman bin Affan.*
*Hasil kelolaan kebun kurma dan grupnya yang disaat ini menghasilkan 50 juta Riyal pertahun. (Atau setara 200 Milyar pertahun).*

*Sang Yahudi tidak akan penah menang. Kenapa? Karena visinya terlalu dangkal. Ia hanya hidup untuk masa kini, masa ia ada di dunia. Sedangkan visi dari Usman Bin Affan adalah jauh kedepan. Ia berkorban untuk menolong manusia lain yang membutuhkan dan ia menatap sebuah visi besar yang bernama:*
*”Shadaqatun Jariyah, sedekah berkelanjutan”.* *Sebuah shadaqah yang tidak pernah berhenti, bahkan pada saat manusia sudah mati.*

*Inilah cara memajukan Islam scr cerdas dan barokah dunia akherat.*

*Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa.*

*Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.”* *(HR. Al-Bukhari)*

Teladan d jaman Edan

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1630417800338523&id=100001109553805

MBAH JUM

Oleh : Irene Radjiman

Begitulah beliau dipanggil. Aku sempat bertemu dengannya 5 tahun yang lalu saat berlibur di Kasian Bantul Yogyakarta. Nama desanya saya lupa.

Mbah Jum seorang tuna netra yang berprofesi sebagai pedagang tempe. Setiap pagi beliau dibonceng cucunya ke pasar untuk berjualan tempe. Sesampainya dipasar tempe segera digelar. Sambil menunggu pembeli datang, disaat pedagang lain sibuk menghitung uang dan ngerumpi dengan sesama pedagang, mbah Jum selalu bersenandung sholawat. Cucunya meninggalkan mbah Jum sebentar, karena ia juga bekerja sebagai kuli panggul dipasar itu. Dua jam kemudian, cucunya datang kembali untuk mengantar simbahnya pulang kerumah. Tidak sampai 2 jam dagangan tempe mbah Jum sudah habis ludes. Mbah Jum selalu pulang paling awal dibanding pedagang lainnya. Sebelum pulang mbah Jum selalu meminta cucunya menghitung uang hasil dagangannya dulu. Bila cucunya menyebut angka lebih dari 50 ribu rupiah, mbah Jum selalu minta cucunya mampir ke masjid untuk memasukkan uang lebihnya itu ke kotak amal.

Saat kutanya : “kenapa begitu ?”

“karena kata simbah modal simbah bikin tempe Cuma 20 ribu. Harusnya simbah paling banyak dapetnya yaa 50 ribu. Kalau sampai lebih berarti itu punyanya gusti Allah, harus dikembalikan lagi. Lha rumahnya gusti Allah kan dimasjid mbak, makanya kalau dapet lebih dari 50 ribu, saya diminta simbah masukkin uang lebihnya kemasjid.”

“Lho, kalo sampai lebih dari 50 ribu, itukan hak simbah, kan artinya simbah saat itu bawa tempe lebih banyak to ?” Tanyaku lagi

“Nggak mbak. Simbah itu tiap hari bawa tempenya ga berubah-ubah jumlahnya sama.” Cucunya kembali menjelaskan padaku.

“Tapi kenapa hasil penjualan simbah bisa berbeda-beda ?” tanyaku lagi

“Begini mbak, kalau ada yang beli tempe sama simbah, karena simbah tidak bisa melihat, simbah selalu bilang, ambil sendiri kembaliannya. Tapi mereka para pembeli itu selalu bilang, uangnya pas kok mbah, ga ada kembalian. Padahal banyak dari mereka yang beli tempe 5 ribu, ngasih uang 20 ribu. Ada yang beli tempe 10 ribu ngasih uang 50 ribu. Dan mereka semua selalu bilang uangnya pas, ga ada kembalian. Pernah suatu hari simbah dapat uang 350 ribu. Yaaa 300 ribu nya saya taruh dikotak amal masjid.” Begitu penjelasan sang cucu.

Aku melongo terdiam mendengar penjelasan itu. Disaat semua orang ingin semuanya menjadi uang, bahkan kalau bisa kotorannya sendiripun disulap menjadi uang, tapi ini mbah Jum…?? Aahhh…. Logikaku yang hidup di era kemoderenan jahiliyah ini memang belum sampai.

Sampai rumah pukul 10:00 pagi beliau langsung masak untuk makan siang dan malam. Ternyata mbah Jum juga seorang tukang pijat bayi (begitulah orang dikampung itu menyebutnya). Jadi bila ada anak-anak yang dikeluhkan demam, batuk, pilek, rewel, kejang, diare, muntah-muntah dan lain-lain, biasanya orang tua mereka akan langsung mengantarkan ke rumah mbah Jum. Bahkan bukan hanya untuk pijat bayi dan anak-anak, mbah Jum juga bisa membantu pemulihan kesehatan bagi orang dewasa yang mengalami keseleo, memar, patah tulang, dan sejenisnya. Mbah Jum tidak pernah memberikan tarif untuk jasanya itu, padahal beliau bersedia diganggu 24 jam bila ada yang butuh pertolongannya. Bahkan bila ada yang memberikan imbalan untuk jasanya itu, ia selalu masukan lagi 100% ke kotak amal masjid. Ya ! 100% ! anda kaget ? sama, saya juga kaget.

Ketika aku kembali bertanya : “kenapa harus semuanya dimasukkan ke kotak amal ?”

mbah Jum memberi penjelasan sambil tersenyum :
“Kulo niki sakjane mboten pinter mijet. Nek wonten sing seger waras mergo dipijet kaleh kulo, niku sanes kulo seng ndamel seger waras, niku kersane gusti Allah. Lha dadose mbayare mboten kaleh kulo, tapi kaleh gusti Allah.” (Saya itu sebenarnya nggak pinter mijit. Kalau ada yang sembuh karena saya pijit, itu bukan karena saya, tapi karena gusti Allah. Jadi bayarnya bukan sama saya, tapi sama gusti Allah).

Lagi-lagi aku terdiam. Lurus menatap wajah keriputnya yang bersih. Ternyata manusia yang datang dari peradaban kapitalis akan terkaget-kaget saat dihadapkan oleh peradaban sedekah tingkat tinggi macam ini. Dimana di era kapitalis orang sekarat saja masih bisa dijadikan lahan bisnis. Jangankan bicara GRATIS dengan menggunakan kartu BPJS saja sudah membuat beberapa oknum medis sinis.

Mbah Jum tinggal bersama 5 orang cucunya. Sebenarnya yang cucu kandung mbah Jum hanya satu, yaitu yang paling besar usia 20 tahun (laki-laki), yang selalu mengantar dan menemani mbah Jum berjualan tempe dipasar. 4 orang cucunya yang lain itu adalah anak-anak yatim piatu dari tetangganya yang dulu rumahnya kebakaran. Masing-masing mereka berumur 12 tahun (laki-laki), 10 tahun (laki-laki), 8 tahun (laki-laki) dan 7 tahun (perempuan).

Dikarenakan kondisinya yang tuna netra sejak lahir, membuat mbah Jum tidak bisa membaca dan menulis, namun ternyata ia hafal 30 juz Al-Quran. Subhanallah…!! Cucunya yang paling besar ternyata guru mengaji untuk anak-anak dikampung mereka. Ke-4 orang cucu-cucu angkatnya ternyata semuanya sudah qatam Al-Quran, bahkan 2 diantaranya sudah ada yang hafal 6 juz dan 2 juz.

“Kulo niki tiang kampong. Mboten saget ningali nopo-nopo ket bayi. Alhamdulillah kersane gusti Allah kulo diparingi berkah, saget apal Quran. Gusti Allah niku bener-bener adil kaleh kulo.” (saya ini orang kampong. Tidak bisa melihat apapun dari bayi. Alhamdulillah kehendak gusti Allah, saya diberi keberkahan, bisa hafal Al-Quran. Gusti Allah itu benar-benar adil sama saya).

Itu kata-kata terakhir mbah Jum, sebelum aku pamit pulang. Kupeluk erat dia, kuamati wajahnya. Kurasa saat itu bidadari surga iri melihat mbah Jum, karena kelak para bidadari itu akan menjadi pelayan bagi mbah Jum.

Matur nuwun mbah Jum, atas pelajaran sedekah tingkat tinggi 5 tahun yang lalu yang sudah simbah ajarkan pada saya di pelosok desa Yogyakarta.

SILAHKAN SHARE ATAU COPAS DENGAN MENYERTAKAN LINK BLOG INI.

DILARANG KERAS MENGAMBIL IDE CERITA INI UNTUK TUJUAN KOMERSIL

#8 rahasia tentang penggunaan AC yang perlu kamu ketahui :*

*1.Suhu 26℃ dari AC adalah suhu yang paling tepat, nyaman dan tidak menyebabkan sakit.*

Meski tubuh manusia sendiri sudah bisa menyesuaikan suhu tubuh, tapi kemampuan tersebut juga ada batasnya. Bila suhu luar dan suhu dalam ruangan berbeda terlalu jauh, kamu pun bisa dengan mudah jatuh sakit. Suhu 26℃ adalah suhu dalam ruangan yang paling cocok, dan suhu ini pun paling membuat AC-mu irit.

*2. Saat udara terlalu panas dan lembab, ubah mode AC menjadi “Dry”*

Saat musim hujan, udara akan terasa lebih panas dan lembab, nah pada saat ini, kamu ahrus mengubah mode AC-mu dari “cool” menjadi “dry”. Mode “dry” ini tidak hanya bisa menyerap udara lembab, tapi juga bisa membantumu irit banyak!

Saat kamu menyalakan mode “cool”, kipas AC akan terus berputar kencang sampai suhu ruangan dingin, hal ini sangat membuang listrik, tapi ketika kamu menyalakan mode “dry”, kipas AC akan berputar dengan lebih lambat dan stabil, sehingga listrik yang digunakan pun lebih irit.

*3. 3 jam setelah menyalakan AC, jendela harus dibuka.*

Banyak sekali orang yang tidak tahu hal penting ini. Bila AC sudah menyala dalam ruangan tertutup selama 3 jam, udara di dalam sudah tidak akan segar lagi, bila dalam 6 jam tidak ada pergantian udara, maka udara ruangan tersebut sudah terpolusi sangat berat. Polusi udara ini sangat bisa mempengaruhi kesehatan. Bila kamu sudah sering mengalami masalah pernafasan, flu, pusing dan suka berada dalam ruangan ber-AC yang tertutup, maka kamu sudah harus memperhatikan masalah ini. Sebaiknya buka jendela setiap 3 jam menyalakan AC.

*4. Arah mulut AC harus ke atas*

Ketika menyalakan AC, aturlah arah mulut AC ke atas, hal ini akan membuat angin AC bisa lebih cepat memenuhi ruangan dan stabil.

*5. Tidur menyamping saat AC menyala*

Tidur terlentang di bawah angin AC dapat membuat mulut kering dan angin AC yang langsung meniup ke tubuh sangatlah tidak baik untuk kesehatan. Dokter Li dari Taiwan mengatakan, sebaiknya tidur menyamping bila buka AC, hal ini dapat mencegah kamu bernafas dengan membuka mulut dan membuat aliran udara lebih stabil.

*6. Buka AC dulu, baru tutup jendela.*

Hal penting yang harus diperhatikan ketika membuka AC adalah langkah- langkahnya: Kamu harus masuk ruangan dulu, buka AC, baru tutup jendela. Tujuan dari buka AC dulu adalah untuk membiarkan udara kotor dalam AC keluar terlebih dahulu, setelah AC berputar beberapa saat, baru tutup jendela.

*7. Bila kamu hanya ingin meninggalkan ruangan untuk beberapa saat, sebaiknya tidak usah matikan AC.*

Banyak sekali orang, gara- gara ingin irit, mereka pun selalu mematikan AC saat berpergian sebentar, lalu menyalakan AC lagi saat sampai rumah. Padahal cara ini justru membuat kamu lebih boros dan tidak baik untuk mesin AC. AC yang terlalu sering dibuka tutup dapat membuat mesin “kelabakan” dan akhirnya rusak. Saat kamu menyalakan AC, daya listrik yang digunakan mencapai 500-1000 watt, ini bisa sangat membuatmu boros listrik! Bila kamu hanya berpergian dalam waktu singkat, misalnya 1 jam, lebih baik tidak usah mematikan AC, hal ini malah justru membuatmu lebih irit.

*8.Saat masuk ruangan, jangan tergesa- gesa menyalakan AC.*

Banyak sekali orang yang sekali masuk ruangan panas, pasti langsung menyalakan AC. Bila kamu masuk dari luar yang bersuhu sangat tinggi, dan langsung menyalakan AC dengan suhu rendah, tubuhmu akan tidak sempat beradaptasi dan menyebabkan tekanan darahmu melunjak tinggi dalam sesaat. Hal ini sangat tidak baik, terutama bagi orang- orang yang jantungnya lemah. Saat memasuki ruangan, jangan terlalu buru- buru menyalakan AC, tunggu dulu sampai suhu tubuhmu mulai menyesuaikan, baru nyalakan AC.

Indahnya berbagi, SEMOGA BERMANFAAT. 🙏

SUAMIMU

Kerja atau tidak kerja
Dia suamimu
Berilmu atau awwam
Dia imammu
Romantis atau cuek
Dia ayah dari anakmu
Ramah atau galak
Dia bekerja menafkahimu
Ini bukan tentang
Kenapa kita harus patuh
Dan hormat kepada suami
Tapi tentang siapa yg menyuruh
Taat kepada suami!!!
Sudah berapa kali suara kita
Meninggi di hadapannya
Berapa kali kita merengek
Meminta sesuatu yg membe
Bani pikirannya
Berapa kalikah kita
Menghargai pendapatnya
Berapa kali’kah kita juga
Menceritakan keburukannya!!?
Mari para istri
Dia suamimu syukuri
Kebaikan suamimu
Sebelum Allah mengambilnya
Darimu..
Sebelum semuanya terlambat
Jika kau mentaati suamimu
Maka Allah janjikan surga untukmu
Jadi kau tidak akan rugi
Meskipun kau mempunyai
Suami bertabiat jelek
Taatilah suamimu
Selagi perintah itu masih dalam
Hal ma’ruf!!
Dan ingatlah juga
Tatkala Tuhanmu memaklumkan
” sesungguhnya jika kamu bersyukur
Pasti kami tambah nikmat kepadamu,, dan jika kamu mengingkarinya maka azabku amatlah pedih”
(Q.S. Ibrahim 07)
Bersabarlah atas tabiat suamimu karena ALLAH AZZA WAJALLA

OBAT NGANTUK

“dipotong” CRV putih di tol … tak biarin aja meski dongkol … tapi kuingetin aja ciri dan plat nomor … begitu turun tol dg situasi jalanan yg sudah aku hafal ganti tak “pepet” sampe turun ke bahu jalan tanah … Wkwkwkkwk mo ngamuk??? Tak ladeni gak peduli mo siapa dan berapa orang … biar ngerti “dunia jalanan” …

#jalur_tengkorak

BANGSA YG BESAR ADALAH BANGSA YG MENGHARGAI JASA PAHLAWANNYA …

Mereka sepertinya lupa atau memang berniat melupakannya … SAYA MENOLAK LUPA!!!!!

Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah serangan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 1949 terhadap kota Yogyakarta secara besar-besaran yang direncanakan dan dipersiapkan oleh jajaran tertinggi militer di wilayah Divisi III/GM III dengan mengikutsertakan beberapa pucuk pimpinan pemerintah sipil setempat berdasarkan instruksi dari Panglima Divisi III, Kol. Bambang Sugeng,[butuh rujukan] untuk membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI – berarti juga Republik Indonesia – masih ada dan cukup kuat, sehingga dengan demikian dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perundingan yang sedang berlangsung di Dewan Keamanan PBB dengan tujuan utama untuk mematahkan moral pasukan Belanda serta membuktikan pada dunia internasional bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih mempunyai kekuatan untuk mengadakan perlawanan. Soeharto pada waktu itu sebagai komandan brigade X/Wehrkreis III turut serta sebagai pelaksana lapangan di wilayah Yogyakarta.

ATAS STRATEGI DAN RESTU SRI SULTAN !

Ilmu tertinggi sabar dan ikhlas

Jumbuh karo unine bebasan, sabar iku kuncining swarga, ateges marganing kamulyan.

Artinya : Sama seperti bunyi sebuah peribahasa, berlaku sabar itu adalah “jalan utama” untuk mendapatkan “surga”. Yang dimaksud disini adalah ketentraman dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. 

Hadiah buat si SETAN PAWON …

tak banyak yg tau termasuk sebagian anak2 beliau sendiri knapa pawon (dapur) dirumah utama kami utuh 1 rumah khusus buat dapur … Alkisah dulu saat ibu masih ikut mertua ibu tinggalnya d rumah kecil dari bilik yg letaknya secara kontur lebih rendah dari rumah induk … jadi jika rumah induk di pel maka bisa d jamin 1000% rumah kami jadi kolam … Ibu krn punya anak kecil lebih suka tinggal d dapur mertua … dan mertua beliau menjuluki ibu si SETAN PAWON (hantunya dapur) dg segala kisahnya … 

Ketika sudah pindah meski tetap bilik ibu “ngemper” dapurnya di belakang rumah (terpinggirkan) … bertahun2 seperti itu sampai bapak punya rejeki dan membangun gudang tetap dari bilik d belakang rumah … sekali lagi dapur ibu “ngemper” disamping kandang ayam jauuhhh lebih kebelakang tapi ibu senang krn punya tempat khusus privacy beliau … DAPUR.

Ketika kami memutuskan untuk membangun rumah yg lebih layak sebenernya ibu juga dibuatkan “emperan” untuk dapur beliau TAPI AKU MENOLAK TEGAS … KITA BIKIN 1 RUMAH UTAMA DAN 1 LAGI RUMAH YG TERHUHUNG YG KHUSUS BUAT MASAK … dan itulah hadiah kami buat si SETAN PAWON, karena bagiku ibu layak mendapat apa yg selama ini menjadi mimpinya … dan mimpi itu terlaksana … ketika 7 tahun kemudian beliau meninggalkan kami untuk selamanya kami bersyukur bisa mewujudkan mimpinya.

Love u MOM